Kamis, 22 September 2011

Diduga, Anggota Polisi Tembak Ketua RT Nanang Rosidi alias Ulak Udin

Kotabaru-OPSI
Penembakan petugas yang ter jadi pekan lalu diduga bukan pen tulan senjata polisi, sehingga menge nai kaki Nanang Rosidi bagian bela kang lutut atas sehingga mengalami luka serius. Padahal masalah yang tak pantas terjadi pada saat razia itu membubarkan aktivitas peti di em pat lokasi yakni dua di Geronggang, Kelumpang Tengah, satu di kawas an perbatasan Kotabaru-Tanah Bum bu dan satunya lagi di Bungkukan, Kelumpang Barat.

Seperti diberitakan, saat melakukan penertiban peti di Desa Sahapi kilometer 24, Kelumpang Hilir, polisi yang sedang ope rasi melakukan razia dibeberpa titik yang diduga maraknya penambang liar atau pe nambang batubara karungan. Padahal tugas polisi memang memberantas penambang-penambang liar yang marak di kabupaten / kota, tapi yang disayangkan ketika dalam tugas polisi tak sepantasnya menembak orang sembarang. Apalagi tidak ada perla wanan dari yang tertembak, justru itu ki nerja polisi harus bisa hati-hati dalam men jalankan tugas jangan asal tembak saja yang pada akhirnya rakyat yang jadi sasaran.

Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP. Wendy Otniel mengatakan korban tertem bak cuma akibat pantolan senjata pistol yang nyasar kekaki Nanang Rosidi, pada saat itu yang diduga hendak melarikan diri, dibalik cerita ini juga ada yang mengatakan bahwa Nanang Rosidi diduga pengepul batubara karungan oleh polisi dan pada saat itulah korban kemudian roboh akibat peluru yang bersarang di kakinya.

Saat dihubungi, Kapolres Kotabaru AKBP Rosyanto Yudha Hermawan kembali menegaskan Anang terkena pantulan pelu ru. Hal yang tidak jauh beda dikatakan Kasat Reskrim AKP.Wendy Otniel. Pada posisi Nanang Rosidi berdiri dekat dengan anggota, dan hendak melarikan diri secara spontan anggota menembakan pistol peringatan, dan pada saat itulah pelurunya mentol mulai dari kendaraan dan terus melukai kaki Nanang. Meski demikian, Yudha berjanji mempelajari kronologi tembakan peringatan tersebut.dan kami teliti lagi sampai ada keabsahan kronologis yang sebenarnya. Rusdiansyah adalah adik Nanang Rosidi saat ditemui belum meng ambil langkah, yang kami lakukan sekarang adalah membawa Nanang Rosidi ke rumah untuk merundingkan apa yang akan dilaku kan nanti.

Ketua Lintah Indonesia (Lembaga Pe merhati Kinerja Pemerintah) Indonesia, Ko tabaru, Rudi Hartono.menyayangkan de ngan kejadian seperti ini, insiden itu seharus nya tidak terjadi, apalagi tidak sedikit pun ada perlawanan kepada anggota polisi pada saat itu, dan juga kalau memang benar pelu ru itu adalah akibat pentolan, tentu saja rasa tidak masuk akal, yang lumrah saja tembak an peringatan tentu saja mengarah keatas bukan kebawah, dari adanya pantulan sejata api .itu yang perlu ditanyakan.

Padahal yang sebenarnya tentang Na nang Rosidi alias Ulak Udin tidak terlibat dengan pengepul batubara karungan seperti yang diperkirakan oleh polisi. Dia cuma warga biasa yang juga sebagai ketua RT 10 di desa itu, di harapakan agar supaya ti dak terjadi lagi insiden berkelanjutan siapa saja aparat yang berwajib harus ekstra hati-hati dalam menjalankan tugas. uAni

0 komentar:

Posting Komentar